Minggu, 25 Februari 2018

Sevice AC - Inilah 3 Komponen AC yang Mudah Rusak


Salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah memastikan bahwa udara yang dihirup setiap hari terbebas dari debu dan kotoran. Ini akan membantu menjaga kesehatan organ paru-paru. Tapi untuk Anda yang tinggal di kota besar sepertinya sudah sulit mendapat udara bersih, sehingga disarankan untuk memasang AC. Kendati demikian AC ini tidak sekedar dipasang. Melainkan juga harus diperhatikan perawatannya serta dilakukan service AC secara rutin untuk memastikan bahwa AC memiliki kinerja yang bagus.

Ruangan yang ber-AC memiliki kualitas udara yang lebih baik karena udara dalam ruangan sudah difilter oleh AC. Tapi masalah akan kembali muncul ketika Anda tidak merawat AC secara benar. AC sama seperti peralatan elektronik lainnya yang bisa rusak karena tidak dirawat dengan baik. Jika AC rusak, maka udara kotor dan berdebu akan kembali memenuhi ruangan Anda.

Inilah 3 komponen utama AC indoor unit yang harus diperhatikan kebersihannya.

Saringan atau filter udara
Sebagai fungsinya, saringan ini berperan menyaring udara yang ada di dalam ruangan. Saringan pada AC ini terdapat di bagian atas depan atau atas (relatif – menyesuaikan model).

Saringan ini harus rutin dibersihkan karena komponen ini bertugas melindungi AC dari debu yang beterbangan di ruangan. Berhubung komponen ini tidak sulit untuk dilepas, Anda bisa membersihkannya sendiri secara rutin.

Blower atau kipas
Kipas merupakan komponen AC yang berfungsi meniupkan udara dingin yang dihasilkan evaporator ke seluruh ruangan. Untuk jenis AC Split biasanya menggunakan kipas jenis tabung. Kipas inilah yang akan menyebarkan udara ke dalam ruangan.

Seperti kipas angin pada umumnya, kipas pada AC ini juga mudah kotor. Untuk itu sering-seringlah membersihkan kipas ini supaya udara yang disebarkan ke dalam ruangan juga bersih. Kipas yang kotor akan membuat kinerjanya menurun sehingga udara yang dihasilkan tidak terasa dingin.

Evaporator
Evaporator adalah salah satu komponen AC yang mudah rusak jika tak dirawat dengan baik. Evaporator memiliki sirip-sirip yang tersusun rapat dan berperang memperbesar permukaan pendinginan sehingga akan menghasilkan efek pendingin yang lebih cepat. Mengingat bentuknya menyirip dan rapat, maka fungsi evaporator akan terganggu jika banyak debu yang menutupinya.

Saat evaporator tertutup, maka ruangan akan kembali terasa panas karena udara tidak bisa dikeluarkan oleh evaporator. Bersihkan evaporator dengan hati-hati, namun jika merasa kurang yakin bisa membersihkannya dengan baik, Anda bisa meminta bantuan jasa service AC.

Demikianlah 3 komponen AC yang mudah rusak jika tidak dibersihkan secara rutin. Meski begitu, ada hal lain yang juga bisa menyebabkan AC mengalami kerusakan. Salah satunya adalah kualitas dari AC itu sendiri. Oleh karena itu upayakan untuk memilih dan membeli AC yang berkualitas. Jangan fokus mengejar harga murah lalu mengesampingkan kualitas AC.

Selain itu, tegangan listrik di rumah juga bisa menyebabkan AC rusak. Jadi ketika tegangan listrik di rumah Anda tidak stabil, maka ini akan menurunkan kinerja AC tersebut. Bukan hanya itu saja, tegangan listrik yang tidak stabil ini juga memungkinkan kompresor untuk bekerja lebih keras.

Perlu diketahui bahwa kompresor memiliki rangkain PCB AC. Nah jika tegangan listrik labil, ini akan membuat PCB AC terbakar. Alhasil AC menjadi rusak. Baca buku petunjuk penggunaan atau bisa mencari informasi tentang cara merawat Ac di internet agar bisa merawatnya dengan benar. Namun jika ingin lebih praktis, sebaiknya Anda meminta jasa service AC untuk mengeceknya.


Load disqus comments

0 komentar