Jumat, 30 Januari 2009

Saya pilih Cwe yang 24 Karat


Alkisah seorang raja yg kaya raya & sangat baik. Ia mempunyai banyak
sekali emas & kuningan. Karena terlalu banyak sehingga antara emas &
kuningan tercampur menjadi satu.
Suatu hari raja yg baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh
rakyatnya. Dia membuka gudangnya lalu mempersilahkan rakyatnya mengambil
kepingan emas terserah mereka. Karena antara emas & kuningan tercampur
menjadi satu sehingga sulit sekali dibedakan mana yg emas & mana yg
kuningan, lalu mana yg emasnya 24 karat & mana yg emasnya hanya 1 karat.
Namun karena ada peraturan dari Sang Raja, yaitu bila mereka sudah
MEMILIH & MENGAMBIL SATU dari emas itu, mereka tidak boleh
mengembalikannya lagi.
Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yg mendapat emas hanya 1 karat
atau mereka yg mendapatkan kuningan, mereka dapatbekerja di kebun
raja & merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja AKAN MENAMBAH &
MEMBERIKAN KADAR KARAT itu sedikit demi sedikit.
Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya.
Mereka datang dari penjuru tempat dan satu persatu dari mereka dengan
berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu. Waktu yg diberikan kepada
mereka semua ialah SATU SETENGAH HARI, dengan perhitungan SETENGAH
HARI UTK MEMILIH, SETENGAH HARI UTK MERENUNGKAN & SETENGAH HARI LAGI
UTK MEMUTUSKAN.
Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tsb. Karena
tidak jarang terjadi perebutan emas yg sama diantara mereka. Selama
proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya kpd salah
seorang rakyatnya, “Apa yg kau amat-amati, sehingga satu setengah hari kau
habiskan waktumu di sini?”

Jawab orang itu: “Tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus
mendapatkan emas 24 karat itu.”
Lalu tanya prajurit itu lagi: “Seandainya emas 24 karat itu tidak
pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah
engkau masih saja mencarinya? Sedangkan waktumu sangat terbatas?”
Jawab orang itu lagi: Tentu saja tidak, aku akan mengambil emas
terakhir yg ada ditanganku begitu waktuku habis.”
Lalu prajurit itu berkeliling & ia menjumpai seorang yg tampan,
melihat perangainya ia adalah seorang kaya. Bertanyalah prajurit itu
kepadanya,
“Hai orang kaya apa yg kau cari di sini.Bukankah engkau sudah lebih
dari cukup?”
Jawab orang kaya itu, “Bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa
mengambil emas ini tentu saja itu berarti menambah keuntunganku. ”
Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka
tampak olehnya seseorang yg sejak satu hari ia selalu menggenggam
kepingan emasnya. Lalu dihampirinya orang itu, “Mengapa engkau diam di
sini?
Tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk
mengambil emas itu?’
Mendengar perkataan prajurit itu,orang ini hanya diam saja. Maka
prajurit bertanya lagi,”Atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat,
sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yg lain?”
Orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran. Lalu ia lebih
mendekat lagi, “Tidakkah engkau mendengar pertanyaanku? ”
Sambil menatap prajurit, orang itu menjawab: “Tuan,saya ini orang
miskin. Saya tidak pernah tahu mana yg emas & mana yg kuningan.
Tetapi HATI SAYA MEMILIH EMAS INI, saya pun tidak tahu berapa kadar emas
ini.
Atau jika ternyata emas ini hanya kuningan pun saya juga tidak tahu.”
“Lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka atau
kepadaku kalau engkau tidak tahu.” Tanya prajurit itu lagi.
“Tuan, emas & kuningan ini milik raja. Jadi menurut saya hanya
raja yg tahu mana yg emas & mana yg kuningan, mana yg 1 karat & mana yg 24
karat. Tetapi satu hal yg saya percaya, janji raja untuk mengubah kuningan
menjadi emas, itu yg lebih penting.” Jawabnya lugu.
Prajurit ini semakin penasaran, “Mengapa bisa begitu?”
“Bagi saya berapa pun kadar emas ini cukup buat saya. Karena kalau
saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membeli emas
Tuan.”
Prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia
melanjutkan perkataannya, “Lagipula Tuan, peraturannya saya tidak
boleh menukar emas yg sudah saya ambil.”
“Tidakkah engkau mengambil emas-emas yg lain & menukarnya sekarang
selagi masih ada waktu?” Tanya prajurit lagi.
“Saya SUDAH MENGGUNAKAN WAKTU ITU, kini waktu setengah hari terakhir
saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan.
Jika saya GANTIKAN EMAS INI DENGAN YANG LAIN, BELUM TENTU SAYA MENDAPAT YG
LEBIH BAIK DARI PUNYA SAYA INI.
Saya memutuskan untuk mengabdi pada raja & merawat milik saya ini,
untuk menjadikannya emas yg murni.”
Tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan
mereka. Lalu raja keluar & berdiri ditempat yg tinggi sambil
berkata, “Wahai rakyatku yg kukasihi. Semua emas yg kau genggam itu
adalah hadiah yg telah kuberikan. Sesuai dengan perjanjian, tidak seorang
pun diperbolehkan menukar atau pun menyia-nyiakan hadiah itu.
Jika didapati hal di atas maka orang itu akan MENDAPAT HUKUMAN karena
ia tidak menghargai raja.”
Kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya. Lalu sekali lagi di
hadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal, “Dan
ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu. Hal ini
dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan. Dan hanya
akulah yg dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yg memilikinya.
Selama satu setengah hari, setengah hari yg kedua yaitu saat kuberikan
waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk
datang kepadaku menanyakan perihal emas itu. Tetapi sayang sekali, hanya 1
orang yg datang kepadaku untuk menanyakannya. ”
Demikianlah raja yg baik hati & bijaksana itu mengajar rakyatnya. Dan
selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari
emas rakyatnya.
(Dikutip dari: “When We Have to Choice” / Kumpulan Sharing & Cerpen)
Berharap melalui alkisah di atas kita dapat merefleksi diri dalam
mencari pasangan hidup:
BAGI YANG SEDANG MENCARI PASANGAN (setengah hari untuk memilih)
MEMILIH memang boleh, tapi MANUSIA TIDAK ADA YG SEMPURNA, jangan lupa
emas-emas itu milik sang raja jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu.
Artinya setiap manusia milik Tuhan, jadi berdoalah untuk berkomunikasi
denganNYA tentang pasangan anda.
BAGI YANG TELAH MEMPEROLEH PASANGAN (setengah hari untuk merenungkan)
Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat.
Ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat.
Diluar, memang KITA DIHADAPKAN DENGAN BANYAK PILIHAN, sama dengan rakyat
yang memilih emas tadi. Akan tetapi pada saat KITA SUDAH MENDAPATKANNYA
BELUM TENTU WAKTU KITA MELEPASKANNYA KITA MENDAPAT YG
LEBIH BAIK. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan
dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara objective siapa
dia (karena itu KETERBUKAAN & KOMUNIKASI sangat penting dalam menjalin
hubungan) dan MENYELARASKAN HATI.
Anda bersamanya.. Begitu Anda tahu tentang HAL TERJELEK dalam dirinya
sebelum Anda menikah itu lebih baik. Dengan demikian Anda tidak merasa
shock setelah menikah. Tinggal BAGAIMANA ANDA MENERIMANYA. Anda mampu
menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak.
“CINTA SELALU BERJUANG” Jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam
jalan cinta Anda. Justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah
mengalami masalah dengan pasangan Anda (TIDAK PERNAH BERTENGKAR
MUNGKIN) Anda malah harus berhati-hati, karena ini adalah hubungan yg
tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam
hubungan Anda.
Yg terpenting adalah NIAT BAIK DIANTARA PASANGAN, sehingga dengan
KOMITMEN & CINTA, SEGALA SESUATU SELALU ADA JALAN KELUARNYA. Meskipun
dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk
memutuskan, artinya Anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi
PERTIMBANGKAN DENGAN BAIK hal ini.
BAGI YANG TELAH MENIKAH (setengah hari untuk memutuskan)
Dalam tahap ini, siapa pun dia berarti Anda telah mengambil keputusan
untuk memilihnya. Jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari
pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda EGOIS, sama halnya dengan
orang kaya di atas.
Dan dengan demikian Anda TIDAK PERNAH PUAS DENGAN DIRI PASANGAN ANDA,
maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda tidak boleh merasa
menyesal dengan pilihan Anda sendiri. Jangan kuatir raja selalu
memperhatikan rakyatnya dan menambah kadar karat pada emasnya.
Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda dan DIA YANG
PALING BERKUASA MENGUBAH SETIAP ORANG. Perceraian bukanlah solusi,
sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi & bercerai
lagi??
Ingatlah si dia adalah HADIAH, siapa pun dia terimalah dia karena
sekali lagi itulah pilihan Anda.
Ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan,
setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda.
Jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana HADIAH TERINDAH YANG TELAH
TUHAN BERIKAN. Dan apa pun yang terjadi dengan pasangan Anda
komunikasikanlah dengan Tuhan, KARENA DIA YANG MEMILIKI HATI SETIAP
MANUSIA…
Load disqus comments

0 komentar